Hingga Ujung Waktuku
sendiri kuterdiamdiam dalam pelukan malam,
dibawah langit hitam tebal aku berkhayal,
tentang mimpi yang selalu tersimpan,
dan selalu tergambar di angan-angan
letih kini terasa dalam hati,
senyap selalu ada dalam sanubari,
meracuni hidupku yang selalu sendiri,
hingga aku tearsa terbunuh sepi,
kasih jika kelak nanti kau tak kumiliki,
biarkan cintaKu tersimpan di hatiMu,
juag tak ku biarkan senyumMu sirna dalam pikiranku,
sebagai hiasan dalam hidupKu yang labu,
hingga akhir waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar