Minggu, 11 Januari 2015

Hingga Ujung Waktuku

                  Hingga Ujung Waktuku



sendiri kuterdiamdiam dalam pelukan malam,
dibawah langit hitam tebal aku berkhayal,
tentang mimpi yang selalu tersimpan,
dan selalu tergambar di angan-angan


letih kini terasa dalam hati,
senyap selalu ada dalam sanubari,
meracuni hidupku yang selalu sendiri,
hingga aku tearsa terbunuh sepi,


kasih jika kelak nanti kau tak kumiliki,
biarkan cintaKu tersimpan di hatiMu,
juag tak ku biarkan senyumMu sirna dalam pikiranku,
sebagai hiasan dalam hidupKu yang labu,
hingga akhir waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar