Jumat, 13 Juni 2014

Karna DiriMu

                    Karna DiriMu



hadirNya diriMU tegakkan kepalaKu,
sa'at aku ada dalam kesedihan hati,
hanyut jiwa terbawa alur cerita,
duka yang mengisi di sela nafasku,


kau rubah tetes air mata menjadi senyuman,
kau sirnakan laraKu menjadi kebahagia'an,
kau rubah hitamKu menjadi putih,
kau papah aku sa'at aku tak mampu berjalan,


karna diriMu aku tau arti kesedihan,
karna diriMu aku liat kembali cahaya terang,
kau bungkus sedih, luka, & dukaKu,
dan kau buang semuaNya dari jiwa & mataKu

Selamat Jalan Cinta

                     Selamat Jalan Cinta


Derai air mata basahi pipi ini
seakan tak terbendung
mengalir bagaikan air
akan tangis yang tak kan pernah terjawab


Ku sematkan kasih di dada
ku arungi cerita dalam angan
ku tersandar dalam sanubari
melihat hati yang terluka


Kau abaikan aku seakan aku tak ada
kau diamkan ku seakan aku ini bayang
begitu kerasnya sikapmu kepada ku
bagaikan karang yang terhempas ombak lautan


selamat jalan cinta
lelahku menunggu di penantianku
selamat jalan cinta
engkau lebih baik tanpaku

Pilu

                            PILU


sa"at aku yakin melangkahkan kaki tuk pergi,
dari kisah yang aq jalani indah bersamaNya,
senja hari seakan mengiringi dan menjadi saksi,
perpisahan yang sangat memilukan hati,


bulan sempurna seakan tak ingin ini terjadi,
menodai hari hingga akan aku kenang sepanjang hidupKu,
biarlah semua hilang besama kenangan,
karna terbias oleh perih luka di hati ini,

kebahagia"an hati seakan tak bisa lagi aku rasakan,
seperti dulu sa'at pertama kali aku mengerti diriMu,
dan dulu sejak pertama kali senyumMU terpajang di mataKu,

Kau Hadir Diantara Kita

                        Kau Hadir Diantara Kita


aku rasakan kembali dalam hati
getaran cinta hadir melemahkan jiwa,
menyatu bersama hari yang telah terlewati,
menerangi jalanKu yang aku lalui bersamaNya,


tak aku pungkiri diriMU lumpuhkan setiaKu,
sa'at elok parasMu selalu tercermin d mataKU,
tk bisa aku tepis rasa yang kini ada,
hingga aq bisa bertahan untuk setiaKu,


kau berikan arah laen untukku,
yang menawarkan luka untukNya,
kau hitamkan hidukKU untukNya,
dan mengikis perasa'an indahKu untukNya

Cinta Yang Hilang

                    Cinta Yang Hilang



Semilir angin kian lembab
Lahirkan titik titik embun diujung dedaun
Jangkrik bersiul merdu
Sayup suara Ku Ku si burung hantu
Suasana malam yang kian pekat nan senyap
Temaniku dalam pilu
Aku tergugu


Gejolak rindu seolah membeku
Rembulan yang tinggal separuh
Mengintip dari celah jendela kamarku
Dia pun terlihat agak sendu


Oh rembulan
Tahukah engkau diujung langit mana dia terbang
Tak satupun nampak jejak juga bayang
Masihkah rindu ini harus ku genggam
Hingga sampai saat itu menjelang
Ku hanya ingin bertatap


Walau hanya sekejap
Namun itu takkan mungkin terjadi
Tidakkah seharusnya rasa ini telah mati
Dan sirna dari hati ini
Namun dia tetap bertahta di palung sanubari

Perasa'an Hati Seorang Puitis

                     Perasa'an Hati Seorang Puitis



kerlip bintang Penghias gulita malam
Di pandu maestro alam Tebar senyum girang
Sajak indah dunia Goresan bait bait cinta
Lukiskan tabir aura Mahakarya pujangga


dawai cinta Hadirkan bunga-bunga nada
Padu dalam irama Cantik mempesona
Tegak kuat dan tertancap Di relung sang manusia
Bukan sekedar harap Sebab Tuhan berikan cinta


sinar bintang seakan melukiskan bayanag masalalu
yang dulu pernah menjerat erat hati
dan terang cahayaNya seakan menjadi sebuah tanda
tentang isarat hati yang kini terpisah karna takdir

Rindu di Ujung Malam

                   Rindu d ujung



Suara desis angin trdengar lembut,
selepas hujan yg turun membasahi mlm,
bulan yg samar seakan mnjadi hiasan,
d mataQ yg sdang melepaskan pandang,


gambaran itu seakan mnjdi gambaran htiQ,
Yg mrindukan bayangan cnta hdir d depan mtaQ,
keluar dri gelapNya kenyata'an yg slu brjLan,
yg mngiringi wktu dan imajinasi hdupQ,


ksih hdirLah untukQ,
tepisLah semua rndu dan sepi d htiQ,
Hpuzkan semua penantianQ yg semu,
dan slalu temani aq tuk mener0b0z wktu yg trsisa dlm hdupQ.